Singkirkan Dortmund, Thomas Frank Kini Buru Konsistensi demi Amankan Kursi Pelatih

Mencari Titik Balik: Thomas Frank Berharap Kemenangan Atas Dortmund Jadi Momentum Kebangkitan Spurs
LONDON – Kursi kepelatihan di Tottenham Hotspur Stadium belakangan ini terasa panas bagi Thomas Frank. Namun, kemenangan krusial atas Borussia Dortmund di kompetisi Eropa memberikan sedikit ruang bernapas bagi pelatih asal Denmark tersebut. Kini, Frank menegaskan bahwa hasil positif ini harus menjadi “momentum” permanen, bukan sekadar kebetulan sesaat.
Kemenangan yang Sangat Dibutuhkan Setelah rentetan hasil minor di kompetisi domestik yang memicu gelombang kritik dari para penggemar, Spurs tampil beda saat menjamu Dortmund. Perubahan taktik yang diterapkan Frank terbukti ampuh meredam agresivitas tim tamu. Kemenangan ini tidak hanya berarti tiga poin atau kelolosan, tetapi juga sebuah pernyataan bahwa skuad masih berdiri di belakang sang manajer.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Frank mengakui beban berat yang dipikulnya. “Kami tahu tekanan itu selalu ada di klub sebesar ini. Kemenangan atas tim sekelas Dortmund memberikan kepercayaan diri yang kami butuhkan. Sekarang, tantangannya adalah membawa energi ini ke setiap pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Ujian Konsistensi Masalah utama Tottenham di bawah asuhan Frank sejauh ini adalah inkonsistensi. Setelah kemenangan besar, mereka sering kali terpeleset di laga yang seharusnya bisa dimenangi. Para pengamat sepak bola menilai bahwa laga melawan Dortmund adalah standar minimal yang harus dipertahankan jika Frank ingin mempertahankan posisinya hingga akhir musim.
Ruang ganti Spurs dikabarkan mulai kembali kondusif. Kapten tim dan beberapa pemain kunci terlihat memberikan dukungan moral kepada Frank di lapangan, sebuah sinyal positif di tengah rumor pencarian pelatih baru oleh manajemen klub.
Menatap Depan Jadwal padat telah menanti Tottenham di depan mata. Jika Thomas Frank mampu memanfaatkan “momentum” dari Dortmund ini untuk meraih kemenangan beruntun di liga, maka spekulasi mengenai pemecatannya perlahan akan meredup. Namun, jika mereka kembali tampil antiklimaks, kemenangan atas Dortmund hanya akan diingat sebagai penundaan sesaat dari sebuah perpisahan.